Kurang Energi Kronik (KEK) pada masa kehamilan yang diawali dan ditandai oleh rendahnya cadangan energi dalam jangka waktu cukup lama yang diukur dengan Lingkar Lengan Atas (LILA). (Kemenkes RI, 2015). Pada tahun 2019 di Puskesmas Tanah Sareal terdapat sebanyak 160 orang ibu hamil dengan 7 orang (4,3%) diantaranya mengalami Kekurangan Energi Kronik, sedangkan selama periode Januari s/d Juni 2020 dari total 70 orang ibu hamil 11 orang (15,4%) diantaranya mengalami Kekurangan Energi Kronik. Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kekurangan energi kronik pada ibu hamil di Puskesmas Tanah Sareal Bogor Tahun 2020. Desain penelitian ini adalah analitik korelatif dengan pendekatan Case Control yang menganalisis hubungan kausal dengan menggunakan logika terbalik, yaitu menentukan penyakit (outcome) terlebih dahulu kemudian mengidentifikasi penyebab (faktor risiko). Terdapat hubungan yang signifikan antara usia ibu, pola makan, dan pengetahuan terhadap kejadian KEK. Variabel usia ibu memiliki kemungkinan 18,6 kali lebih tinggi untuk mengalami kekurangan energi kronik.
Copyrights © 2020