Jurnal Energi dan Lingkungan (Enerlink)
Vol. 8 No. 2 (2012)

BIOETHANOLPRODUCTION FROM UNTREA TED P APER SLUDGE USING PS CELLULOSE ORIGIN AND THE SIMULA TION

Joni Prasetyo (Center for Energy Resources Development T echnology , BPPT)
Enoch Y Park (Laboratory of Biotechnology , Faculty of Agriculture, Shizuoka University 3 Laboratory of Biotechnology , Graduate School of Science and T echnology , Shizuoka University)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2020

Abstract

AbstractProduksi etanol dari sludge kertas (PS), limbah industi pulp dan kertas, merupakan pendekatan yang terbaik untuk proses biorefinery karena tidak memerlukan tahapan delignifikasi. Pada penelitian ini, selulosa dihasilkan oleh Acremonium cellulolyticus C-1, yang memproduksi hypercellulose dengan sludge kertas sebagai sumber karbon. Selain itu juga dilakukan pengamatan terhadap selulose yang dipakai untuk proses sakarifikasi limbah dari sludge kertas yang sama dan produksi etanol hidrolisat. Proses sakharifikasi dan fermentasi yang terjadi secara simultan berlangsung dengan menggunakan selulosa yang dihasilkan dari sludge kertas (PS) oleh Acremonium cellulolyticus C-1 melalui sakharifikasi sludge kertas (PS), dan etanol thermolaterat dari sludge kertas menghasilkan Saccharomyces Cerevisae TJ14 untuk memproduksi etanol. Dengan menggunakan selulase dari sludge kertas yang murni akan terjadi pengurangan biaya produksi biofuel karena culture broth yang mengandung selulosa dapat langsung dipakai. Untuk setiap 50gram selulosa per liter yang digunakan pada metode SSF , dihasilkan etanol sebesar 0,23g per gram selulose sludge kertas (PS) yang dua kali lebih besar dibandingkan dengan metode pemisahan secara hidrolisis dan fermentasi (SHF). Aktifitas selulosa yang tersisa sepanjang proses SSF sekitar 50% lebih besar dibandingkan aktifitas awal. Produksi etanol dalam kisaran 50-150 selulosa sludge kertas per liter SSF adalah sebesar 0.22-0.24 g etanol per gram selulosa sludge kertas. Produksi etanol adalah 40g per liter pada kondisi 161 g/l selulosa sludge kertas menggunakan 15 (kertas penyaring unit/g selulosa sludge kertas) selama 80jam proses SSF . Hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan sludge kertas (PS) sebagai bahan baku untuk produksi bioetanol menjanjikan prospek yang baik. Simulasi model produksi etanol dilaksanakan menggunakan MathCAD 15 dengan Persamaan Diferensial Asli (Ordinary DifferentialEquation) karena pertumbuhan sel, konsentrasi glukosa yang tersisa dan produksi etanol saling mempengaruhi satu samalain. Sebagai kesimpulan, grafik produksi untuk proses tipe batch dinilai representatif ataupun mewakili seperti dapat dilihat pada proses eksperimen.Kata kunci: sludge kertas, biorefinery, bioetanol, selulosa, sakharifikasi, simulasi pemrograman

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

Enerlink

Publisher

Subject

Energy

Description

Enerlink adalah jurnal yang diterbitkan 2 kali setahun oleh Pusat Teknologi Pengembangan Sumberdaya Energi dan Industri Kimia BPPT di bidang energi dan lingkungan. Enerlink is a scientific journal that publishes twice annually by Centre of Energy Technology and Chemical Industry of ...