Tingkat keberlanjutan penyediaan energi listrik di Pulau Jawa dianalisis menggunakan metode MDS (multi dimensional scaling). Metode MDS dapat memberikan hasil yang cepat dan handal dalam analisis berbagai dimensi dan atribut keberlanjutan yang komplek. Penilaian keberlanjutan didasarkan atas pemberian skor oleh para pakar untuk masing-masing atribut dalam setiap dimensi penilaian keberlanjutan penyediaan energi listrik di Pulau Jawa. Dimensi keberlanjutan yang dinilai terdiri dari dimensi sosial-budaya, ekologi, kebijakan, kelembagaan, ekonomi, dan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari enam dimensi keberlanjutan, hanya dimensi sosial-budaya yang melewati batas nilai indeks keberlanjutan. Untuk meningkatkan keberlanjutan penyediaan energi listrik, direkomendasikan untuk meningkatkan penggunaan teknologi bersih dengan mengutamakan kemampuan dalam negeri, pengurangan pemanfaatan energi fosil dalam rangka mengurangi emisi gas rumah kaca, perlunya konsistensi kebijakan dalam pengembangan energi terbarukan, meningkatkan ketersediaan sumber daya manusia untuk mendukung pengelolaan listrik Pulau Jawa, mengurangi fluktuasi harga bahan bakar fosil serta meningkatkan harga jual energi terbarukan untuk pembangkit listrik dan peningkatan efisiensi penggunaan energi listrik.Kata kunci: multi dimensional scaling (MDS), indeks keberlanjutan, tenaga listrik, Pulau Jawa
Copyrights © 2013