Pemurnian nira mentah di pabrik pada saat ini kebanyakan masih menggunakan proses klarifikasi konvensional. Proses ini kurang efisien karena membutuhkan energi yang cukup besar dan banyak menggunakan penambahan zat-zat kimia dalam proses klarifikasi yang mengakibatkan timbulnya limbah yang cukup besar. Energi yang besar ini digunakan untuk memanaskan nira, untuk menyediakan kebutuhan panas reaksi-reaksi kimia. Dengan hal tersebut perlu dicarikan proses alternatif yang bisa mengefisiensikan prosespengolahan gula. Proses alternatif yang digunakan diantaranya yaitu dengan memanfaatkan proses ultrafiltrasi. Proses ultrafiltrasi ialah proses pemisahan dengan menggunakan membran. Cara kerja proses ini menggunakan prinsip pemisahan berdasarkan beda berat molekul, operasi dapat dilakukan pada suhu ruang dan Tekanan merupakan faktor yang akan menggerakkan pelarut dan spesi tertentu lewat pori-pori membran. Pemurnian nira mentah dengan proses ultrafiltrasi dapat menghasilkan transmisi sebesar 98% dengan tansmisi non sukrosa 28% sedangkan proses pemurnian secara konvensional hanya menghasilkan transmisi sebesar 60%, dan transmisi non sukrosa 40%. Hal ini menunjukkan bahwa proses ultrafiltrasi cukup prosfektif untuk dipertimbangkan penggunaannya dalam industri pengolahan gula
Copyrights © 2002