Jurnal Medika Malahayati
Vol 4, No 4 (2020): Volume 4 Nomor 4

HUBUNGAN FAKTOR USIA DENGAN KELELAHAN PADA PASIEN SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS (SLE) DI KOMUNITAS LAMPUNG TAHUN 2019

Firhat Esfandiari (Departemen Penyakit Dalam Rumah Sakit Natar Medika)
Sandhy Arya Pratama (Departemen Histologi Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Resati Nando Panonsih (Departemen Penyakit Kulit Kelamin Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin)
Resia Evel Roselen (Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2020

Abstract

Systemic Lupus Erythematosus (SLE) terjadi karena produksi antibodi didalam tubuh berlebihan terhadap komponen inti sel, sehingga menyebabkan berbagai gejala klinis pada organ. Kelelahan merupakan penyebab utama morbiditas pada penderita SLE. Berdasarkan data dari komunitas odapus Lampung dan Rumah Sakit, setiap bulannya ada sekitar 5-6 orang meninggal karena penyakit lupus dari 150 anggota komunitas tersebut. Diketahui hubungan faktor usia dengan kelelahan pada pasien Systemic Lupus Erythematosus di Lampung Tahun 2019. Jenis penelitian kuantitatif, rancangan analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 140 orang penderita Systemic Lupus Erythematosus (SLE) di Komunitas Odapus Lampung Tahun 2019. Responden yang memenuhi persyaratan dan masuk pada kriteria inklusi yaitu 61 orang. Teknik analisis data menggunakan uji chi square. Distribusi frekuensi usia pada pasien systemic lupus erytematosus (SLE) di Komunitas Odapus Lampung (KOL) sebagian besar dengan kategori usia 26-35 tahun (dewasa awal) sebanyak 20 responden (32,8%), gambaran tingkat kelelahan sebagian besar dengan kategori kelelahan sebanyak 38 responden (62,3%).  Ada hubungan antara faktor usia dengan kelelahan pada pasien Systemic Lupus Erythematosus (SLE) di Komunitas Odapus Lampung (KOL) Tahun 2019 (p-valeu 0,019 ˂ α = 0,05). Ada hubungan antara faktor usia dengan kelelahan pada pasien Systemic Lupus Erythematosus (SLE) di Komunitas Odapus Lampung (KOL) Tahun 2019. Disarankan bagi petugas kesehatan untuk mengedukasi dan mengingatkan pasien dan keluarga pasien untuk mengurangi dan membatasi aktivitas yang bisa menyebabkan kelelahan.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

medika

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; ...