Patrawidya: Seri Penerbitan Penelitian Sejarah dan Budaya
Vol. 22 No. 1 (2021): April

Dokter Bumiputera Lulusan Stovia dan Kontribusinya dalam Penanganan Wabah Flu Spanyol di Hindia Belanda (1918-1920)

Nurdianto, Saifuddin Alif (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2021

Abstract

STOVIA didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda pada 1849, yang ketika itu bernama Dokter Djawa School. Semasa STOVIA masih eksis ada satu peristiwa yang cukup menyita perhatian karena besarnya dampak yang ditimbulkan. Peristiwa itu adalah penyebaran wabah flu Spanyol yang menyebabkan 1,5 juta sampai 4,37 juta rakyat Hindia-Belanda meninggal. Pada periode tersebut peran dan kontribusi dari para tenaga medis dibutuhkan oleh segenap rakyat. Para dokter pribumi alumni STOVIA menjadi orang yang merasa paling memiliki tanggung jawab untuk ikut serta menangani pandemi. Penelitian historis dengan pendekatan sosiologis akan digunakan untuk mengkaji kontribusi para dokter pribumi alumni STOVIA dalam penanganan pandemi flu Spanyol di Hindia Belanda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi para dokter ini tidak terbatas dalam bidang medis, tetapi juga dalam bidang sosial, akademik, dan politik.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

patrawidya

Publisher

Subject

Arts Social Sciences

Description

The Patrawidya appears in a dark gray cover with a papyrus manuscript. The Patrawidya Journal is published three times a year in April, August and December. The study of the Patrawidya Journal article is on the family of history and culture. The Patrawidya name came from a combination of two words ...