Infeksi Menular Seksual adalah penyakit yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Kebanyakan penderita penyakit ini adalah remaja usia 15-24 tahun. Faktor resiko tinggi terkena penyakit ini adalah remaja karena perilaku seksual pranikah yang biasa dilakukan. Infeksi menular seksual masih menjadi permasalahan kesehatan diberbagai Negara. Salah satu penyebabnya adalah tingkat pengetahuan remaja yang relatif masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja tentang infeksi menular. Sampel penelitian ini adalah 132 responden usia 15-17 tahun dengan teknik pengambilan sampel yaitu disproporsional stratified sampling. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan desain analisis deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian ini kuesioner dengan uji validitas content dan uji reliabilitas spearman brown r11 0.616 > rtabel 0.374. Teknik analisa data yang digunakan adalah univariat dengan menggunakan bantuan program aplikasi statistik dalam pengolahanya. Hasil analisa kuesioner menunjukan (37.9%) responden mengetahui dengan benar mengenai tanda dan gejala infeksi menular seksual pada pernyataan no.16’keputihan dan nyeri sekitar perut merupakan gejala dari IMS’. Pengetahuan remaja tentang tanda dan gejala memberikan hasil
Copyrights © 2018