Jurnal FARMAKU (Farmasi Muhammadiyah Kuningan)
Vol 5 No 2 (2020): Volume 5 Nomor 2 September 2020

UJI AKTIVITAS DAUN MAREME (Glochidion Borneense (Müll Arg) Boerl) SEBAGAI ANTIDIARE PADA MENCIT JANTAN GALUR SWISS WEBSTER

Reza Anggraeni (STIKes Bhakti Husada)
Ilham Alfiar (STIKes Bhakti Husada)
Hendy Suhendi (STIKes Bhakti Husada)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2020

Abstract

Diare merupakan gangguan air besar (BAB) pada tubuh dimana bisa ditandai dengan frekuensi buang air besar (BAB) lebih dari 3 kali sehari dengan konsistensi fesesnya yang berbentuk cair. Pemanfaatan daun mareme secara empiris sebagai antidiare telah dilakukan oleh masyarakat sekitar daerah Banjarsari. Penggunaan daun mareme menggunakan jumlah helaian daun yang berjumlah ganjil. Tujuannya untuk mengetahui aktivitas dari daun mareme dan pada dosis berapakah yang memberikan aktivitas sebagai antidiare. Metode yang digunakan adalah induksi Oleum ricini pada mencit jantan Galur Swiss Webster. Esktrak etanol daun mareme diberikan sebanyak 0,39 mg /20 gram BB mencit, 0,78 mg /20 gram BB mencit, dan 1,56 gram /20 gram BB mencit. Sebagai pembanding digunakan loperamid HCL sebanyak 5,2 mg. Hasil aktivitas antidiare daun mareme pada parameter frekuensi feses menunjukan perbedaan yang signifikan (p<0,05) pada dosis 0,39 mg /20 gram BB mencit dan dosis 1,56 mg /20 gram BB mencit. Parameter konsistensi feses, bobot feses dan waktu muncul feses terdapat perbedaan yang signifikan (p<0,05) untuk dosis 0,39 mg /20 gram BB mencit, dosis 0,78 mg /20 gram BB mencit dan dosis 1,56 mg /20 gram BB mencit. Dosis yang memberikan aktivitas antidiare yang paling baik yaitu kelompok dosis 0,39 mg/20 gram BB mencit.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jurnalfarmaku

Publisher

Subject

Chemistry Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Farmasi Muhammadiyah Kuningan (JFARMAKU) Edisi Ketiga akhir tahun ini merupakan kumpulan hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa dan Dosen. hasil yang dipublikasikan dalam jurnal ini ada yang berbentuk penelitian laboraturium maupun survei (bidang komunitas). ...