Selama anak diare, terjadi peningkatan hilangnya cairan dan elektrolit (natrium, kalium dan bikarbonat) yang terkandung dalam tinja cair anak. Dehidrasi terjadi bila hilangnya cairan dan elektrolit ini tidak diganti secara adekuat, sehingga timbullah kekurangan cairan dan elektrolit. Derajat dehidrasi diklasifikasikan sesuai dengan gejala dan tanda yang mencerminkan jumlah cairan yang hilang. Selama anak diare, terjadi peningkatan hilangnya cairan dan elektrolit (natrium, kalium dan bikarbonat) yang terkandung dalam tinja cair anak. Dehidrasi terjadi bila hilangnya cairan dan elektrolit ini tidak diganti secara adekuat, sehingga timbullah kekurangan cairan dan elektrolit. Derajat dehidrasi diklasifikasikan sesuai dengan gejala dan tanda yang mencerminkan jumlah cairan yang hilang. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis pada penelitian tentang hubungan pengetahuan ibu dengan tindakan pemberian oralit pada balita yang mengalami diare dalam tinjauan studi tradisional. Penelitian yang dirancang ini menggunakan desain penelitian literature review. Penelitian ini akan menggunakan metode pengumpulan data dengan mengumpulkan artikel hasil penelitian yang di cari pada laman SINTA dan yang dapat diakses secara gratis menggunakan kata kunci yang akan digunakan yaitu diare, ibu, pengetahuan dan oralit. Berdasarkan hasil analisa artikel diatas, disimpulkan bahwa angka pengetahuan ibu pada masih tergolong rendah, perilaku ibu dalam melakukan pemberian oralit pada anak masuk dalam kategori baikdan terdapat hubungan pengetahuan ibu dengan tindakan pemberian oralit pada balita yang mengalami diare. Menyaran kepada pihak puskesmas untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pemberian oralit melalui pendidikan kesehatan dan pemberian skill pembuatan oralit dirumah.
Copyrights © 2020