Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan
Vol 13, No 3 (2019)

Deteksi Spesies Megalocytivirus pada Budidaya Ikan Laut di Kepulauan Riau

Achmad Bahtiar Rifai (Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasi Perikanan Kelas I Batam)
Anak Agung Gede (Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasi Perikanan Kelas I Batam)
Lucky Putra P Kusuma (Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasi Perikanan Kelas I Batam)
Yani Maulani (Stasiun Karantina Ikan Kelas I Bandung)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2019

Abstract

Penyakit yang dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang sangat tinggi adalah virus dan salah satunya adalah Megalocytivirus. Megalocytivirus mempunyai tiga spesies yaitu Infectious Spleen and Kidney Necrosis Virus (ISKNV), Red Sea Bream Iridovirus (RSIV), dan Turbot Redy Body Iridovirus (TRBIV). Gejala klinis pada ikan yang terinfeksi Megalocytivirus pada umumnya terlihat dari perubahan tingkah laku yaitu nafsu makan berkurang, berenang lemah, dan malas bergerak. Tubuh ikan yang terinfeksi terlihat lebih gelap baik pada permukaan tubuh sirip, dan bagian ekor. Metode uji yang digunakan pada penelitian ini adalah pengambilan sampel, pengujian histopatologi, deteksi spesies Megalocytivirus dengan polymerase chain reaction (PCR). Sampel ikan yang menunjukan gejala klinis diambil dari beberapa kabupaten/kota yang ada di kepulauan Riau antara lain Batam, Tanjungpinang, Bintan, Tanjung Balai Karimun dan Natuna. Sampel ikan adalah ikan kakap dan kerapu dari keramba jaring apung dan hatchery. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeteksi spesies Megalocytivirus pada budidaya ikan laut yang ada di Kepulauan Riau. Pada uji histopatologi ditemukan lesio berupa badan inklusi, nekrosa, melano makrofag center pada hati, ginjal dan limpa. Badan inklusi dan nekrosa yang menyebar pada organ tersebut merupakan karakteristik Megalocytivirus. Hasil identifikasi PCR dengan menggunakan gen Major Capsid Protein pada panjang amplikon 777 bp berhasil mendeteksi Megalocytivirus. deteksi spesies Megalocytivirus dibeberapa Kabupaten/Kota di Kepulauan Riau menunjukan semua sampel ikan air laut terinfeksi ISKNV, sedangkan untuk spesies RSIV dan TRBIV tidak berhasil dideteksi pada penelitian ini. Infeksi Mengalocytivirus sudah menyebar pada budidaya ikan laut diseluruh kabupaten/Kota di Propinsi Kepulauan Riau. Spesies Megalocytivirus yang terdeteksi di Kepulauan Riau adalah ISKNV.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

jppik

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities

Description

Jurnal Penyuluhan Perikanan dan kelautan menerima artikel yang memuat hasil penelitian dalam bidang perikanan dalam arti luas. Topik yang dapat dipublikasikan melalui jurnal ini antara lain : penyuluhan perikanan; pemberdayaan masyarakat perikanan; konservasi dan sumberdaya perikanan; sosial dan ...