Penurunan fungsi seksual menjadi masalah bagi akseptor, karena mengganggu keutuhan rumah tangga yang akhirnya berpengaruh terhadap kondisi yang tidak harmonis, perceraian, terpisahnya anak dari keluarga yang utuh. Tujuan penelitian mengetahui gambaran fungsi seksual pada askeptor KB di Kampung Sumulagung Cikunir Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2019. Jenis penelitian kuantitatif metode deskriptif, sampel sebanyak 25 Akseptor KB Hormonal dengan teknik pengambilan sampel random sampling. Instrumen menggunakan kuesioner FSFI. Metode kontrasepsi hormonal merupakan faktor risiko yang mempengaruhi kejadian disfungsi seksual akseptor KB hal tersebut karena kandungan hormon yang dapat mempengaruhi fungsi fisiologis hormonal dari responden sehingga dapat menimbulkan gangguan seksual (gangguan hasrat, bangkit/gairah, gangguan kepuasan ataupun gangguan lubrikasi serta nyeri).
Copyrights © 2020