Pengetahuan keluarga akan mempengaruhi sikap keluarga dalam merawat keluarga yang menderita stroke. Pengetahuan dan sikap yang baik pada saat merawat keluarga dengan stroke diharapkan akan terhindar dari kejadian stroke berulang. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan risiko kejadian stroke berulang. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional di Rumah Sakit dr. Dradjat Prawiranegara Serang Banten dengan sampel 45 menggunakan purposive sampling. Alat ukur menggunakan kuesioner pengetahuan berjumlah 24 pernyataan dan kuesioner sikap berjumlah 18 pernyataan yang sudah dilakukan validitas dan reabilitas oleh peneliti sebelumnya. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Dari 26 (58%) responden mempunyai pengetahuan tinggi dan 19 responden (42%) pengetahuan rendah serta 22 (49%) responden mempunyai sikap negatif dan sisanya 23 (51%) responden bersikap positif. Dari ketiga karakteristik responden yaitu jenis kelamin, usia dan pendidikan yang mempunyai hubungan bermakna (P value <0,05) terhadap sikap adalah pendidikan. Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap keluarga terhadap kejadian stroke berulang (p=0,047). Diharapkan petugas kesehatan mampu memberikan pengetahuan tentang stroke pada keluarga sehingga keluarga mampu memberikan perawatan yang baik dan kejadian stroke berulang dapat dihindari
Copyrights © 2020