Asma adalah penyakit paru kronis yang ditandai dengan serangan sesak napas dan mengi yang berulang, yang tingkat keparahan dan frekuensinya bervariasi dari orang ke orang. Penatalaksanaan Asma secara non farmakologi untuk menurunan frekuensi kekambuhan salah satunya adalah latihan relaksasi imajinasi terbimbing (guided imagery). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan relaksasi imajinasi terbimbing terhadap frekuensi kekambuhan Asma. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest without control group. Pengambilan sampel secara stratified random sampling kepada 30 responden. Latihan relaksasi imajinasi terbimbing dilakukan selama 15 menit, sebanyak 3 kali seminggu dalam 1 bulan. Frekuensi kekambuhan dicatat sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisa data menggunakan uji paired t-test didapatkan p-value=0,001 dengan tingkat signifikan α = 0,05. Kesimpulan ada pengaruh yang signifikan latihan relaksasi imajinasi terbimbing terhadap frekuensi kekambuhan Asma.
Copyrights © 2020