Nyeri kronik non spesifik muskuloskeletal sudah menjadi masalah disabilitas mendunia dan sangat umum terjadi (4.2-13.3%) pada populasi umum. Sudah dinyatakan bahwa defisiensi vitamin D sangat sering terjadi dan prevalensinya mencapai 25-50% diantara populasi umum. Hasil penelitian yang menghubungkan defisiensi vitamin D dengan nyeri kronik non spesifik muskuloskeletal sudah banyak dilakukan namun hasilnya masih kontroversial.Pencarian literature dilakukan dengan memanfaatkan beberapa database pada tangal 27 -28 Januari 2018. Kata kunci yang digunakan adalah “Vitamin D”, “Efficacy”, “Pain”. Jumlah artikel yang diperoleh dari hasil pencarian adalah 130 artikel. Dari artikel ini diterapkan kriteria inklusi dan eksklusi. Kemudian dilakukan telaah untuk melihat kesamaan artikel antar database, ketersediaan naskah lengkap, serta relevansi dengan pertanyaan klinis hingga diperoleh 1 artikel. Pasien dengan suplementasi vitamin D 1.38 kali lebih memungkinkan melaporkan perbaikan nyeri dibandingan dengan placebo.Pemberian vitamin D dapat bermanfaat pada nyeri non-spesifik kronik, terutama pada populasi dengan defisiensi 25-Hydroxyvitamin D.
Copyrights © 2020