Sejak pandemi COVID- 19 melanda Indonesia di tahun 2020, Daring merupakan solusi efektif yang digunakan pemerintah dalam dunia pendidikan. Namun hal tersebut tidak sepenuhnya dapat berjalan efektif untuk perkembangan psikologis siswa. Interaksi sosial siswa pada lingkungan sekitar menjadi berkurang, hal ini mengakibatkan siswa mudah jenuh dalam menerima pelajaran dan membuat keefektifan belajar menjadi menurun. Tujuan dibuatnya artikel ini adalah untuk meneliti bagai mana pengaruh pembelajaran daring terhadap psikologis siswa akibat pandemi COVlD-19. Pendekatan yang digunakan dengan riset kualitatif. Data yang dikurnpulkan bersumber dari literatur-literatur pembelajaran daring, psikologis siswa, dan COVID-19. Data dikumpulkan melakukan penelusuran terhadap sumber terkait, baik secara manual maupun digital. Analisis data menggunakan analisis model Moleong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Daring tidak efektif bagi siswa dikarenakan terjadinya gangguan pada psikologis siswa. Dapat disimpulkan, bahwa pembelajaran Daring sangat efektif dilakukan saat pandemi COVID- 19, namun adanya masalah atau gangguan pada psikologis siswa. Pembelajaran Daring bisa lebih dimodifikasi agar lebih efektif dengan memperhatikan psikologis kepribadian peserta didik.
Copyrights © 2021