Alat trasportasi saat ini menggalami perkembangan yang cukup cepat dalam teknologinya. Dulu kita mengenal dengan teknologi pengapian motor menggunakan platina dan karburator sebagai campuran bahan bakarnya dan saat ini berganti menggunkan teknologi fuel injection dimana teknologi ini lebih ramah lingkungan, lebih hemat BBM dan juga lebih efisien. Namun masih banyak pengguna kendaraan bertipe bebek yang berteknologi fuel injection tidak mempunyai pengetahuan tentang perawatan dan diagnosa kerusakan. Penelitian ini membangun sebuah sistem scanner untuk menemukan kesalahan atau kerusakan sistem motor injeksi melalui pendekatan kedipan lampu MIL (Malfunction Indicator Lamp). Dengan menggunakan sensor LDR, status MIL bisa ditangkap oleh microcontroller dan selanjutnya diolah dan diterjemahkan oleh Nodemcu berdasarkan kode gejala dan kerusakan. Nodemcu akan memberikan data hasil analisa ke aplikasi android secara realtime melalui pendekatan IOT. Hasil dari penggujian 4 sensor yang mengalami kerusakan mendapatkan akurasi 85%.
Copyrights © 2020