Mitra dalam kegiatan ini adalah Tanre.Skin di Kabupaten Semarang yang bergerak di bidang industri sabun. Masalah yang dihadapi mitra adalah mitra belum dapat mengukur perkembangan bisnis karena tidak ada pemisahan keuangan pribadi dan bisnis. Mitra belum membuat catatan keuangan, baik arus kas maupun laba rugi. Mitra hanya mencatat transaksi harian dan persediaan yang masih dicatat secara manual menggunakan kertas. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan tentang aplikasi keuangan kepada para mitra yang berharap dapat lebih mudah dan efisien dalam pengelolaan keuangan. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa rata-rata persentase peningkatan nilai post test peserta dalam bidang manajemen keuangan sebesar 45,45% dan pada penggunaan teknologi informasi sebesar 41,17%. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat memberikan peningkatan pemahaman dan ketrampilan dalam penggunaan aplikasi keuangan bagi timTanre.Skin.
Copyrights © 2020