ABSTRAKJumlah perilaku seksual pranikah yang meningkat menyebabkan terjadinya peningkatan kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja. Sehingga peran orangtua lewat pola asuh diperlukan untuk membentuk dan mengarahkan sikap remaja terhadap perilaku seksual pranikah. Pola asuh orang tua dapat dipersepsi secara positif dan negatif oleh remaja. Tujuan dalam penelitian ini untuk melihat hubungan antara persepsi pola asuh orang tua dengan sikap terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja di SMAN X Manado. Jumlah sampel penelitian sebanyak 220 partisipan dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan kuesioner persepsi pola asuh orangtua yang dibuat berdasarkan teori pola asuh orangtua yang terbagi menjadi pola asuh otorites, autoritatif dan permisif. Alat ukur skala sikap dibuat berdasarkan komponen sikap yaitu: kognitif, afektif dan konatif. Hasil menunjukan bahwa persepsi pola asuh otoriter tidak memiliki hubungan dengan sikap terhadap perilaku seksual pranikah dengan nilai p = 0,153 > 0,05, begitupula persepsi pola asuh autoritatif yang tidak memiliki hubungan dengan sikap terhadap perilaku seksual pranikah dengan nilai p= 0,301 > 0,05. Sedangkan untuk persepsi pola asuh permisif mengabaikan memiliki hubungan yang signifikan dengan sikap terhdap perilaku seksual pranikah dengan nilai p= 0,000 < 0,01 dan persepsi pola asuh permisif memanjakan juga memiliki hubungan yang signifikan dengan sikap terhdap perilaku seksual pranikah dengan nilai p= 0,001 < 0,01.
Copyrights © 2020