Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Sumber-sumber dari penelitian ini di dapatkan dari jurnal-jurnal dan buku-buku. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Hamzah Fansuri merupakan ulama yang menjadi pelopor utama dalam memajukan kesusasteraan Melayu melalui syair-syairnya. Syekh Syamsuddin sendiri merupakan murid dari Hamzah Fansuri dan mereka berdua merupakan ulama yang menganut aliran wihdatul wujud. Mengenai Biografi dan tempat kelahiran keduanya tidak ditemukan catatan yang jelas mengenai itu. Sedangkan Syekh Nuruddin ar-Raniri merupakan ulama sufi yang juga ahli dalam bidang ilmu yang lain, seperti teologi, hadits, politik dan perbandingan agama. Beliau datang dan membawa ajaran baru serta mengecam ajaran yang dibawa oleh Hamzah Fansuri dan Syamsuddin al-Sumatrani mengenai wihdatul wujud.
Copyrights © 2021