Donor darah merupakan kegiatan kemanusiaan dimana seseorang dengan sukarela menyumbangkan darahnya untuk disimpan di bank darah yang kemudian digunakan untuk transfusi darah. UTD PMI Tasikmalaya merupakan fasilitas layanan kesehatan yang menyelenggarakan donor darah, penyedia darah, dan pendistribusian darah. Ketika banyaknya pendonor sukarela di UTD PMI Tasikmalaya, maka antrean panjang sering terjadi pada saat pemeriksaan kelayakan donor darah. Terkadang antrean panjang membuat pendonor sukarela mengurungkan niatnya untuk mendonor, sehingga diperlukan sebuah model untuk efisiensi pemeriksaan kelayakan donor darah. Data Mining merupakan gabungan sejumlah disiplin ilmu komputer yang didefinisikan sebagai proses penemuan pola-pola baru dari kumpulan-kumpulan data sangat besar. Sehingga dalam penelitian ini, peneliti memanfaatkan data mining menggunakan software Rapidminer dan menggunakan metode Decision Tree Algoritma C4.5 untuk menentukan prediksi kelayakan donor darah berdasarkan Usia, Berat Badan, Tekanan Darah, dan Hemoglobin. Dari hasil penelitian ini, hemoglobin adalah variabel paling menentukan kelayakan donor darah dengan tingkat akurasi 97,69% yang berarti akurasi model ini sangat baik
Copyrights © 2019