Pola nutrisi dan mobilisasi yang baik saat nifas dapat mempengaruhi produksi ASI dan pengeluaran lochea pada ibu nifas. Bila status gizi ibu nifas normal, kemungkinan besar akan mempengaruhi bayi karena produksi ASI yang cukup. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pola nutrisi dan mobilisasi ibu nifas. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif (deskriptif kualitatif) informan peneliti adalah 5 orang ibu nifas, 5 orang ibu kandung /ibu mertua ibu nifas, 2 orang dukun / sesepuh masyarakat Prenduan. Tekhnik pengumpulan data menggunakan wawancara (interview). Hasil penelitian didapatkan, masih ada yang percaya tentang budaya pantangan makanan saat nifas yaitudilarang makan ikan laut, terasi, toge dan kecambah, udang, cumi, ayam, telur dan sayur kelor. Makanan /minuman yang pedas dan dingin serta mobilisasi ibu nifas yaitu harus selekas mungkin berjalan dan melarang ibu nifas menekuk kakinya, tidur miring serta menggunakan stagen yang disarankan oleh orang tua, dukun /sesepuh masyarakat. Diharapkan petugas kesehatan dapat memberikan informasi, edukasi (KIE) tentang gizi yang baik untuk ibu nifas, suami, ibu kandung / mertua dalam rangka mencegah pola nutrisi dan mobilisasi masa nifas yang salah dan merugikan kesehatan ibu dan bayi
Copyrights © 2019