Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam
Vol 1, No 01 (2015): Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, Vol. 01, No. 01, Maret 2015

Perkembangan Perbankan Bagi Hasil dI Indonesia

Wikan Budi Utami (STIE AAS Surakarta)



Article Info

Publish Date
10 Feb 2017

Abstract

Anjloknya nilai tukar mata ung lokal yang diakibatkan adanya krisis ekonomi, menyebabkan bank-bank konvensional yang memberlakukan sistem bunga dan menganggap uang bukan hanya sekedar berfungsi sebagai alat tukar melainkan telah menjadi barang komoditas, sehingga mereka menaikkan secara besar-besaran bunga pinjaman dan simpanannya. Tingginya tingkat bunga tersebut menyebabkan ekonomi kekurangan  likuiditas, yang akibatnya dunia usaha menjadi stagnan, sehingga akhirnya bangkrut dan berakibat meningkatnya pengangguran. Walhasil masyarakat semakin miskin. Di sisi lain bank harus membayar bunga deposito yang tinggi, sedangkan pendapatan bunganya anjlok karena kredit macet. Akhirnya banyak bank-bank konvensional berbasis bunga, satu per satu gugur terlikuidasi. Dalam keadaan demikian terbukti bank syariah yang non bunga tapi bersistem bagi hasil (profit sharing)-lah yang bisa tetap bertahan terhadap tekanan krisis ekonomi. Hal ini disebabkan karena konsep yang mendasari  sistem keuangan syariah, menganggap uang hanya sebagai alat tukar. Sehingga uag tersebut tidak akan menghasilkan nilai tambah apapun, kecuali apabila dikonversi menjadi barang atau jasa. Sehingga tiap transaksi keuangan harus dilatarbelakangi transaksi sektor riil.  Kata kunci : perbankan, bagi hasil

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

jei

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam diterbitkan 3 (tiga) kali setahun (Maret, Juli dan November) oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STIE AAS ...