Pada pertengahan tahun 2017, Alfacart menyesuaikan model bisnisnya menjadi hanya berfokus pada penjualan produk-produk groceries. Penyesuaian tersebut berimbas pada pengurangan karyawan sekitar 50%. Data iprice.co.id pada Q4 2017 menunjukkan Alfacart hanya menempati peringkat 18 dari keseluruhan e-commerce yang ada di Indonesia. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya penurunan daya beli oleh masyarakat. Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis ingin mengkonfirmasi korelasi dari kualitas website, kepercayaan konsumen, dan kesadaran merek terhadap keputusan pembelian di Alfacart, baik korelasi parsial maupun korelasi keseluruhannya. Penelitian ini melibatkan 100 responden yang merupakan konsumen yang pernah berbelanja di Alfacart yang peneliti ambil secara acak. Penulis memanfaatkan Google Form untuk membuat kuesioner agar mudah dalam menjangkau responden dan memudahkan responden untuk mengisi kuesioner. Analisa yang penulis gunakan adalah korelasi Spearman dengan bantuan Microsoft Excel 2013. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada korelasi yang cukup signifikan antara kualitas website, kepercayaan konsumen, dan kesadaran merek terhadap keputusan pembelian oleh konsumen, baik pada korelasi parsial maupun korelasi keseluruhan
Copyrights © 2020