Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manakah yang lebih efektif antara model decision making dengan model problem based learning dalam pembelajaran menyusun teks editorial pada siswa kelas XII SMK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen kuasi. Instrumen penelitian ini menggunakan instrumen berupa tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa; (1) model decision making memperoleh nilai thitung (6,333) > ttabel (1,690), maka model decision making efektif dalam pembelajaran menyusun teks editorial; (2) model problem based learning memperoleh nilai thitung (5,018) > ttabel (1,690), maka model problem based learning efektif dalam pembelajaran menyusun teks editorial; (3) model decision making dengan model problem based learning memperoleh nilai thitung (3,791) > ttabel (1,666). Dengan rata-rata nilai kenaikan kelas model decision making sebesar 8,33, sedangkan rata-rata nilai kenaikan kelas model problem based learning sebesar 6,83. Dengan demikian, terdapat pengaruh signifikan penggunaan model decision making lebih efektif dalam pembelajaran menyusun teks editorial.
Copyrights © 2021