Kemampuan berpidato siswa kelas VI SD N 2 Ngrandu kurang memuaskan, terlebih pada masa pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berpidato dengan model blended learning pada masa pandemi. Penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu 20 siswa kelas VI SD N 2 Ngrandu. Pengumpulan data didapatkan dari hasil tes, observasi dan wawancara. Penelitian ini berlangsung dua siklus dengan diberikan prasiklus sebelumnya. Tahapan yang dilalui pada setiap siklusnya meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model blended learning dapat meningkatkan kemampuan berpidato. Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar klasikal yang dicapai mencapai 37,5%. Jumlah siswa yang tuntas yaitu 6 siswa dan 14 siswa tidak tuntas. Pada siklus II mengalami peningkatan, persentase yang dicapai 75% dengan 15 siswa tuntas dan 5 siswa tidak tuntas. Persentase ketuntasan belajar klasikal pada siklus II telah melebihi persentase yang ditetapkan, yaitu 70%.
Copyrights © 2021