Berdasarkan pengukuran status gizi pada 212 dari siswa kelas 3 dan 4 masing-masing tiga kelas dan kelas 5 terdiri dari dua kelas, didapatkan bahwa sebesar 62 siswa didik mengalami masalah gizi mulai dari kurus, gemuk, dan obesitas. Masalah gizi yang paling banyak adalah gemuk mencapai 30 siswa, kemudian diikuti oleh obesitas 22 siswa. Bentuk usaha promotif dan preventif untuk masalah-masalah tersebut yaitu perlu dilakukan literasi dengan memberikan materi mengenai gizi seimbang yang mengacu pada empat pilar gizi seimbang. Untuk mengetahui pengaruh literasi terhadap pengetahuan siswa SD Muhammadiyah Mertosanan dengan menggunakan buku saku. Penilaian pengetahuan dilakukan dengan menggunakan kuesioner pengetahuan gizi secara pre dan post yang berisi 35 pernyataan kepada 26 siswa melalui google form. Literasi dilakukan dengan memberikan bahan bacaan berupa buku saku, edukasi, dan diskusi. Sebelum pelaksanaan kegiatan siswa diminta untuk membaca buku saku dan kemudian akan didiskusikan pada saat pertemuan. Wilcoxon signed rank test digunakan untuk mengetahui pengaruh literasi terhadap pengetahuan. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai pvalue 0,016, dan juga sebagian besar siswa (96,2%) berpengetahuan baik setelah literasi dilakukan. Literasi menggunakan buku saku dapat berpengaruh terhadap pengetahuan siswa.
Copyrights © 2020