AbstrakBadan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan adalah badan publik yang menyelenggarakan program jaminan kesehatan. Salah satu sasaran pokok BPJS Kesehatan adalah tercapainya kepesertaan semesta sesuai peta jalan menuju Jaminan Kesehatan Nasional Tahun 2019. Tetapi tampaknya hal tersebut belum dapat tercapai, karena di daerah seperti Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah pada bulan Desember tahun 2018 tercatat ada 502.879 dari 1.455.032 penduduknya belum menjadi peserta. Hal ini tentunya menjadi tanda tanya mengenai minat masyarakat dalam keikutsertaan BPJS Kesehatannya. Metode penelitian ini adalah survei analitik, dengan pendekatan waktu cross sectional yang pengumpulan datanya didapatkan melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner terstruktur pada 100 responden di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan dengan teknik porposive sampling. Karakteristik dari 100 responden di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan 49% berumur dewasa akhir (36 – 45 tahun), 52% berpendidikan terakhir Sekolah Dasar dan 60% bekerja sebagai Petani. Sedangkan tingkat pengetahuan dari 100 responden 81% tergolong baik, 75% menganggap biaya memberatkan, 78% menganggap prosedur pendaftaran mudah, dan 70% cenderung berminat. Hasil uji statistik pada pengetahuan, biaya dan prosedur pendaftaran berpengaruh dengan minat (p = 0,000). Terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan, biaya, prosedur pendaftaran dengan minat masyarakat dalam keikutsertaan BPJS Kesehatan di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan.Kata kunci: BPJS Kesehatan, Pengetahuan, Biaya, Prosedur Pendaftan, Minat.
Copyrights © 2019