Angka kematian ibu di Indonesia tahun 2015 sebesar 305/100.000 kelahiran hidup, salah satu penyebab adalah perdarahan. Perdarahan lebih sering terjadi pada seputar masa persalinan/post partum. Penyebab perdarahan post partum meliputi: 1) atonia uteri, 2) robekan/perlukaan jalan lahir, 3) retensio plasenta, 4) sisa plasenta, dan 5) gangguan/kegagalan pembekuan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian retensio sisa plasenta. Desain penelitian deskriptif analitik dengan metode kuantitatif, dimensi waktu crosssectional. Populasi sebanyak 170 ibu bersalin,semua dijadikan sampel. Variabel bebas meliputi : usia, paritas, jarak kehamilan, status anemia, lama persalinan kala III. Variabel terikat adalah kejadian retensio sisa plasenta. Analisis bivariat menggunakan Chi Squar, analisis multivariate dengan Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan usia, paritas, jarak kehamilan, status anemia dengan kejadian retensio sisa plasenta. Ada hubungan positif yang signifikan lama persalinan kala III dengan kejadian retensio sisa plasenta. Ibu bersalin dengan lama persalinan kala III >15 menit mempunyai kemungkinan 4,879 kali lebih besar mengalami kejadian retensio sisa plasenta, dibandingkan dengan lama persalinan kala III ≤15 menit
Copyrights © 2020