Growol merupakan makanan tradisional dari fermentasi singkong dengan kandungan serat pangan yang tinggi dan potensial untuk dikembangkan sebagai sumber prebiotik. Penelitian secara in vitro menunjukkan bahwa nilai skor aktivitas prebiotik pada tepung growol setara dengan fruktooligosakarida dan dekstrin. Oleh karenanya, growol sangat potensial untuk dikembangkan sebagai substrat alternatif dalam modifikasi formulasi produk yoghurt sinbiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung growol terhadap total bakteri asam laktat pada modifikasi formula yoghurt sinbiotik. Penelitian ini menggunakan desain observational laboratory dengan tiga formulasi yaitu yoghurt kontrol, yoghurt dengan penambahan 2% (b/v), 5 % (b/v) tepung growol. Analisis total bakteri asam laktat dilakukan dengan metode hitung cawan (plate count) menggunakan media selektif de Man Rogosa Sharpe Agar. Analisis normalitas data dilakukan dengan uji Shapiro Wilk selanjutnya dilanjutkan dengan uji Kruskal Wallis. Penambahan tepung growol 2% dan 5% menyebabkan penurunan jumlah bakteri asam laktat pada yoghurt (p=0,024). Modifikasi yoghurt sinbiotik dengan cara penambahan tepung growol menyebabkan penurunan jumlah bakteri asam laktat. Hal ini berkaitan dengan peningkatan total padatan bukan lemak di dalam formula yoghurt. Diperlukan pengembangan produk yoghurt sinbiotik dengan modifikasi formula dalam bentuk substitusi substrat/ bahan.
Copyrights © 2020