Sumber infeksi Human Immunideficiency Virus (HIV) yang paling signifikan pada anak-anak serta bayi yaitu penularan HIV dari ibu ke anak yang terjadi selama kehamilan, persalinan dan menyusui. Bila tidak ada intervensi, resiko penularan bervariasi yaitu 5-10% pada kehamilan. 10-15% pada persalinan dan 5-20% pada masa menyusui. Resiko penularan yang tinggi ini dapat dicegah dengan pemberian informasi yang tepat tentang pencegahan HIV/AIDS pada kehamilan melalui promosi kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan upaya promosi kesehatan untuk pencegahan HIV/AIDS pada kehamilan yang telah dilaksanakan di Kabupaten Sleman. Metode penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian diambil secara purposive yaitu 2 orang staf Puskesmas Depok II dan 2 orang staf Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam (indepth interview). Data dianalisis dengan cara deskriptif isi (content analysis). Upaya promosi kesehatan yang telah dilaksanakan oleh tenaga kesehatan untuk mencegah penularan HIV/AIDS pada kehamilan menggunakan media leaflet, poster, lembar balik, kipas, video pendek melalui whatsapp dan instagram serta program inovasi dengan siaran televisi lokal. Metode promosi kesehatan yang digunakan yaitu konseling individu dan kelompok melalui kelas ibu hamil. Materi yang disampaikan yaitu cara penularan, cara pencegahan, pengobatan dan peluang kesembuhan serta mitos-mitos tentang HIV/AIDS yang beredar di masyarakat.
Copyrights © 2020