Abstrak:Penembakan tenaga kerja PT Istaka Karya (Persero) pada proyek pembangunan jembatan di Papua menelan korban jiwa hingga menyebabkan perusahaan mengalami krisis yang berpotensi pada turunnya reputasi dan kepercayaan publik. Corporate secretary yang berperan sebagai public relations bertugas untuk menyusun manajemen krisis yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode kualitatif adalah mengeksplorasi dan memahami makna individu atau kelompok yang berkaitan dengan masalah sosial atau manusia. Hasil dari penelitian ini adalah keterlibatan media telah dilaksanakan oleh perusahaan walaupun belum maksimal. Pengelolaan pasca krisis kurang dilaksanakan dengan baik oleh perusahaan sehingga menghambat proses pemulihan reputasi perusahaan.
Copyrights © 2021