Al-Muqayyad
Vol. 3 No. 1 (2020): Al-Muqayyad

Pemikiran Ekonomi Islam pada Fase Pertama: Zyad Bin Ali Dan Abu Hanifah

Fahrina Yustiasari Liri Wati (STAI Auliaurrasyidin Tembilahan)
Muhammad Rafai HA (STAI Ahsanta Jambi)



Article Info

Publish Date
06 Jan 2020

Abstract

Perkembangan Ekonomi Islam menjadi sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari perkembangan sejarah Islam. Mengapa saat ini perkembangan pemikiran Ekonomi Islam, yang mana 6 abad yang lalu pernah menjadi kiblat pengetahuan dunia, kurang dikenal dan berpengaruh dalam kehidupan masyarakat? Hal ini dikarenakan kajian-kajian pemikiran Ekonomi Islam kurang tereksplorasi di tengah maraknya dominasi ilmu pengetahuan konvensional (Barat) sejak runtuhnya kekhalifahan Islam di Turki lebih dari 8 dasawarsa yang lalu. Akibatnya, perkembangan Ekonomi Islam yang telah ada sejak tahun 600M kurang begitu dikenal masyarakat. Ekonomi Islam kurang mendapat perhatian yang baik, sebab masyarakat tidak mendapatkan informasi yang memadai. Selanjutnya kebijakan-kebijakan Rasulullah saw menjadi pedoman oleh para penggantinya para khulafaurrasyidin dan para tokoh pasca khulafaurrasyidin dalam memutuskan masalah-masalah ekonomi. diantaranya yaitu: Zaid bin Ali (80-120H./699-738M). Zayd adalah pengagas awal penjualan suatu komoditi secara kredit dengan harga yang lebih tinggi dari harga tunai. Abu Hanifah (80-150H/699-767M). Abu Hanifah lebih dikenal sebagai imam madzhab hukum yang sangat rasionlistis dan pedagang dari Kufah, Iraq. Ia menggagas keabsahan dan kesahihan hukum kontrak jual beli dengan apa yang dikenal dewasa ini dengan bay’ al-sala`m dan al-mura`bahah.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

al-muqayyad

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

AL MUQAYYAD adalah Jurnal Program Studi Ekonomi Syariah STAI Auliaurrasyidin Tembilahan yang memuat tentang hasil penelitian, gagasan konseptual, review buku baru, studi naskah dibidang ekonomi keislaman dan keilmuan. Jurnal Al Muqayyad diharapakan mampu menjadi wadah bagi dosen dan praktisi ekonomi ...