Pemberian kolostrum secara awal pada bayi dan pemberian ASI secara menerus merupakan perlindungan yang terbaik pada bayi karena bayi dapat terhindar dari penyakit dan memiliki zat anti kekebalan. WHO merekomendasikan, semua bayi perlu mendapat kolostrum untuk melawan infeksi yang diperkirakan menyelamatkan satu juta nyawa bayi. Lebih dari 90% ibu-ibu membuang kolostrum dan memberikan makanan pendamping ASI. Pembuangan kolostrum tersebut menyebabkan kematian neonatus. Tujuan penelitian ini adalah untk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu tentang kolostrum dengan pemberian kolostrum di Desa Kuok Wilayah Kerja Puskesmas Kuok. Penelitian ini merupakan penelitian bersifat deskriptif desain desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Ibu menyusui. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling yaitu sebanyak 44 orang ibu menyusui dengan usia bayi 0-10. Analisa data menggunaka analisa univariat dan bivariat menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan pemberian kolostrum dengan P value = 0,000 (p < 0,05). Diharapkan orang tua dapat menambah pengetahuan dan sikap yang baik dalam pemberian kolostrum agar bayi mendapatkan zat antibodi yang terbaik untuk tubuh nya yang dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit.
Copyrights © 2020