Jurnal Riset Teknologi Industri
Vol.14 No.2 Desember 2020

Rendemen Akar, Batang dan Daun Pasak Bumi (Eurycoma longifolia Jack) Sebagai Bahan Baku Obat Herbal

Supartini Supartini (Balai Besar Litbang Ekosistem Hutan Dipterokarpa)
Deddy Dwi Nur Cahyono (Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan-BP2TPTH)



Article Info

Publish Date
06 Oct 2020

Abstract

Pasak bumi merupakan salah satu jenis tanaman berkhasiat obat. Informasi rendemen simplisia, rendemen ekstrak dan kandungan fitokimia dari akar, batang dan daun tanaman Pasak bumi diperlukan untuk mengoptimalkan bahan baku dan meminimalkan limbah pemanenan sehingga tanaman dapat digunakan berkelanjutan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui rendemen simplisia, rendemen ekstrak dan fitokimia tanaman pasak bumi pada bagian akar, batang dan daun. Sampel akar, batang dan daun dilakukan pengukuran kadar air, perbandingan akar dan tinggi tanaman, perhitungan rendemen simplisia perbagian dan pertotal bagian, rendemen ekstrak dan pengujian fitokimia. Metode pengeringan dilakukan pada suhu ruangan dan oven. Ekstraksi sampel menggunakan pelarut etanol, air dan etil asetet dengan metode maserasi. Skrining fitokimia meliputi pemeriksaan alkaloid, flavanoid, saponin, tanin, triterpenoid, steroid, karotenoid dan kumarin. Data hasil pengukuran dan perhitungan ditabulasi menggunakan Microsoft Excel dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa susutnya kadar air segar ke kering udara pada daun, batang dan akar sebanyak 149,41%, 72,95% dan 83,45%. Tanaman dengan tinggi lebih dari 200 cm memiliki perbandingan akar dan tinggi tanaman terkecil (0,38). Rendemen perbagian pada daun (38,75%), batang (48,5%) dan akar (48,82%) dan rendemen pertotal bagian pada daun (4,87%), batang (25,05%) dan akar (13,80%), sisanya ranting.Ekstrak akar, batang dan daun dengan pelarut air memiliki rendemen yang lebih tinggi dibandingkan dengan pelarut etanol. Kandungan bioaktif ekstrak akar dan batang adalah alkaloid, tanin, triterpenoid, karotenoid dan kumarin, sedangkan pada ekstrak daun yaitu flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid, karotenoid, dan kumarin. Tanaman ini berpotensi sebagai antimalaria, antidiabetes, antidiare, antijamur, antibakteri, antivirus, pengobatan kerusakan hati, gangguan menstruasi, antioksidan, dan antiimflamasi.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jrti

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Environmental Science Industrial & Manufacturing Engineering Mechanical Engineering

Description

Jurnal Riset Teknologi Industri (JRTI) adalah jurnal ilmiah yang terbit secara berkala dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Memuat informasi bidang riset Teknologi Industri berupa hasil riset dan Ulasan Ilmiah bidang Perekayasaan Mesin, Pangan, Kimia Industri, Lingkungan dan Teknik ...