Sektor pertanian memiliki peranan dalam menyerap tenaga kerja, akan tetapi masyarakat yang bekerja di bidang pertanian pada tahun 2010-2018 mengalami penurunan. Hal tersebut berbanding terbalik dengan meningkatnya jumlah angkatan kerja, serta produk domestic bruto pada sektor pertanian, hal ini diakibatkan karena masyarakat berpindah lapangan pekerjaan dari sektor pertanian menuju sektor non-pertanian. Penelitian ini memeiliki tujuan untuk menganalisa penyerapan tenaga kerja sektor pertanian, elastisitas kesempatan kerja, dan laju pertumbuhan kesempatan kerja pada sektor pertanian. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang berupa data time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta Kementrian Pertanian. Penelitian ini menggunakan alat analisis angka pengganda tenaga kerja, penghitungan elastisitas kesempatan kerja, dan penghitungan laju pertumbuhan kesempatan kerja. Hasil analisis data menunjukan bahwa penyerapan tenaga kerja dihitung dengan menggunakan angka pengganda tenaga kerja pada tahun 2010-2018 mengalami fluktuasi atau kecenderungan menurun. Sedangkan elastisitas kesempatan kerja sektor pertanian pada tahun 2010-2018 mengindikasikan kemampuan dalam menciptakan kesempatan kerja sektor pertanian sangat rendah. Laju pertumbuhan kesempatan kerja pada sektor pertanian pada tahun 2010-2018 cenderung berfluktuasi dan mengindikasikan mengalami penurunan.
Copyrights © 2021