Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan membandingkan perilaku siswa sekolah dasar yang telah menerima edukasi keselamatan lalu lintas dengan siswa yang belum menerima edukasi keselamatan berlalu lintas. Penelitian ini dilakukan pada 4 Sekolah Dasar yaitu SD Negeri Krebet, SD Puluhan, SD Priyan dan SD Bendosari Kabupaten Bantul dengan pertimbangan bahwa Sekolah Dasar di Kabupaten Bantul paling banyak menerima edukasi tentang keselamatan lalu lintas Safety for Children yang diselenggarakan oleh Gachon University bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada, Dinas Perhubungan, Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Koica. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Penyebaran kuesioner pada siswa dilakukan untuk memperoleh data kuantitatif. Kuesioner yang dibagikan melalui google form dan pengisian oleh siswa dapat dibantu oleh orang tua/wali murid. Berdasarkan anlisis penelitian diketahui bahwa siswa yang telah mendapatkan pendidikan keselamatan berlalulintas lebih memahami praktik dan pemahaman berlalulintas dibandingkan dengan siswa yang tidak mendapatkan pendidikan keselamatan berlalulintas, meskipun perbandingan nilainya tidak signifikan. Kata kunci: Perilaku berlalu lintas anak, Edukasi keselamatan lalu lintas, Pemahaman berlalu lintas anak
Copyrights © 2020