Tanah merupakan aspek penting dalam konstruksi yang harus sangat diperhatikan, tanah yang baik akan mendukung untuk menopang konstruksi diatasnya, sedangkan jika kondisi tanahnya kurang baik maka perlu dilakukan perbaikan atau stabilisasi pada tanah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penambahan bahan aditif seperti abu ampas tebu, semen dan fly ash pada proses stabilisasi tanah asli. Pada penelitian ini menggunakan metode uji geser langsung, uji kuat tekan bebas, dan daya dukung Terzaghi. Hasil pengujian sifat fisik tanahasli diperoleh nilai kadar air (w) = 32,14%; berat isi kering (γd ) = 1,94 g/cm3; beratjenis (Gs) = 2,50; LL = 47,00%; PL = 24,92%; PI = 22,08%; SL =14,09%. MenurutAASHTO tanah tersebut diklasifikasikan sebagai tanah berlempung dalam kelompok A-7-6 (8) dengan jenis tanah adalah lempung. Pemeraman 7 hari menghasilkan persentase kenaikan tertinggi yaitu nilai kuat geser (τ) pada pengujian kuat geser langsung sebesar 35,49% dan pada pengujian kuat tekan bebas sebebas 37,41%, sedangkan pada daya dukung tanah (qult) pada pengujian kuat geser langsung sebesar 214,97 % dan pada pengujian kuat tekan bebas sebebas37,91%. Kata kunci: Abu Ampas Tebu, Tanah Lempung, Kuat Geser Tanah, Daya DukungTanah
Copyrights © 2021