Penelitian ini dilakukan dengan PT. Bank Rakyat Indonesia cabang Unit Tanggul, Jember sebagai objek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi kemanfaatan, persepsi kemudahan, dan persepsi risiko terhadap minat berkelanjutan penggunaan mobile banking di PT. Bank Rakyat Indonesia cabang unit Tanggul, Jember. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variable persepsi kemanfaatan, persepsi kemudahan, dan persepsi risiko sebagai variabel bebas, sedangkan minat berkelanjutan sebagai variabel terikat. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif regresi linear berganda. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 150 sampel. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan sampel adalah non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan membagikan kuesioner yang menggunakan skala Likert. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa variabel persepsi kemanfaatan memiliki pengaruh signifikan terhadap minat berkelanjutan secara parsial variabel persepsi kemanfaatan memiliki nilai signifikasi sebesar 0,000 atau lebih kecil dari 0,05 dan memiliki t hitung sebesar 5,616 > 1,660, artinya variabel persepsi kemanfaatn berpengaruh kuat secara parsial terhadap minat berkelanjutan. Kemudian variabel persepsi kemudahan memiliki nilai signifiksi 0,041< 0,05 dan nilai t hitung 2,061 > 1,660, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel persepsi kemudahan berpengaruh kuat secara parsial terhadap variabel minat berkelanjutan. Variabel persepsi risiko memiliki nilai signifikasi 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung 3,748 > 1,660, maka variabel persepsi risiko juga dapat dikatakan berpengaruh kuat secara parsial terhadap variabel minat berkelanjutan. Kata kunci: Persepsi, Kemanfaatan, Kemudahan, Risiko, Minat Berkelanjutan
Copyrights © 2020