Jumlah tenaga kerja dan lapangan kerja yang tidak sebanding, mengakibatkan jumlah pengangguran jadi semakin banyak. Oleh karena itu penting bagi generasi muda untuk memiliki kesadaran dan mulai menciptakan lapangan kerjanya sendiri dengan cara menjadi seorang entrepreneur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh agreeableness, extraversion, dan neuroticism terhadap opportunity recognition dengan populasi penelitian yaitu mahasiswa yang sedang menempuh mata kuliah IBM Practice di Universitas Ciputra Surabaya. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah agreeableness, extraversion, dan neuroticism, sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah opportunity recognition. Dalam penelitian ini diambil 75 responden sebagai sampel dengan kriteria respondennya adalah mahasiswa yang berada pada guild start up pada mata kuliah IBM Practice. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner berupa e-form melalui media google form. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linier berganda, yang pengolahan datanya menggunakan program statistik SPSS versi 23. Dari penelitian ini, ditemukan hasil bahwa extraversion memiliki pengaruh terhadap opportunity recognition, sedangkan agreeableness dan neuroticism tidak memiliki pengaruh terhadap opportunity recognition. Kata kunci: agreeableness, extraversion, neuroticism, opportunity recognition
Copyrights © 2021