Ayam suwir dalam bubur ayam diperoleh dengan cara menarik serat daging menggunakan tangan dan pisau kecil menjadi bentuk yang lebih kecil dan halus sehingga berisiko menimbulkan cemaran mikroba. Pada saat uji pendahuluan 3 dari 5 sampel daging ayam suwir yang diperiksa mengandung angka kuman yang tidak memenuhi syarat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Angka Kuman Pada Ayam Suwir Bubur Ayam Yang Dijual Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Durian. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan Cross Sectional. Sampel diambil secara total populasi dengan jumlah 33 pedagang bubur ayam di wilayah Puskesmas Sungai Durian. Uji statistik yang digunakan adalah fisher’s exact test. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara cara penyimpanan (p = 0,003), lama penyimpanan (p = 0,003), peralatan penyuwiran (p = 0,000), personal hygiene (p = 0,000) dengan angka kuman pada ayam suwir bubur ayam.Diharapkan kepada pedagang bubur ayam untuk memperhatikan hygiene sanitasi makanan khususnya terkait cara penyimpanan, lama penyimpanan, pera
Copyrights © 2020