Journal Idea of History
Vol 3 No 2 (2020): Volume 3 Nomor 2, Juli - Desember 2020

FRAGMENTASI IDENTITAS DALAM NOVEL BUKAN CINTA SESAAT KARYA MIRA WIDJAJA

Faika Burhan (Universitas Halu Oleo)



Article Info

Publish Date
22 Dec 2020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fragmentasi identitas dalam novel Bukan Cinta Sesaat karya Mira Widjaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, sedangkan metode analisis menggunakan teori identitas dengan melihat fenomena-fenomena yang terkait dengan fragmentasi identitas itu sendiri. Hasil penelitian menunjukkan Mira Widjaja dalam novel Bukan Cinta Sesaat menunjukkan gejala kekerasan dan diskriminasi rasial terhadap etnis Tionghoa. Meskipun mengalami kekerasan dan diskriminasi tokoh Nina dihadirkan sebagai perempuan Tionghoa yang kuat dan berupaya menghadapi kerasnya hidup sebagai etnis minoritas. Kekerasan dan diskriminasi tersebut menyebabkan terjadinya fragmentasi identitas. Identitas yang terbangun adalah identitas yang terpecah-belah diakibatkan oleh situasi. Dalam hal ini, identitas yang terpecahbelah tersebut dialami oleh warga etnis Tionghoa seperti yang diceritakan di dalam novel. Adapun bentuk fragmentasi identitas yang muncul dalam novel ini yakni kecemasan dan keterasingan individu terhadap lingkungan sosialnya.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

history

Publisher

Subject

Humanities Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Journal Idea of History diterbitkan untuk menghidupkan atmosfer akademik di Jurusan Ilmu Sejarah FIB UHO. Keberadaan jurnal ini bertujuan untuk mengaktualisasikan hasil penelitian dosen dan mahasiswa di bidang ilmu sejarah. Penerbitan jurnal untuk periode Agustus 2017 ini merupakan serial pertama ...