Ucong Taylor adalah UKM yang bergerak dalam bidang jasa, tepatnya industri fashion. Industri fashion merupakan industri yang sangat dinamis, dan cepat sekali perubahannya. Ucong taylor kini memiliki 5 orang karyawan. Pada setiap lini kegiatan dan aktivitas yang dilakukan pekerja di Ucong Taylor menggunakan tenaga Manusia dan Mesin. Dengan demikian, pekerja rentan terdampak gangguan atau bahkan cedera. Cedera tersebut dapat terjadi karena adanya keaslahan dalam postur kerja ataupun sikap kerja sebagaimana seharusnya. Postur kerja yang kurang baik dapat menyebakan kelelahan. Tujuan Penelitian ini adalah Mengetahui postur kerja karyawan dengan menggunakan metode Nordic Body Map dan NASA-TLX pada karyawan UKM Ucong Taylor Bandung. Hasil Penelitian dengan NASA TLX menemukan bahwa karyawan merasakan beban kerja paling tinggi pada Mental Demand dan Frustation Level. Secara merata, kondisi pengukuran dengan NBM mendapatkan pada sesudah bekerja meningkat dibandingkan sebelum bekerja dengan yang tertinggi adalah Punggung, pinggang dan pantat. Dilakukan uji korelasi untuk melihat korelasi hubungan antara Masa Kerja dengan Hasil Keluhan dalam NBM dengan hasil 0,89, yang berarti bahwa masa kerja memiliki korelasi sangat kuat terhadap keluhan MSDs.
Copyrights © 2020