Fotografi jalanan adalah salah satu genre yang banyak diminati karena keunikan yang dimilikinya, fokus utama fotografi jalanan adalah pergerakan manusia di dalam ruang publik yang memberikan sebuah cerita. Segmentasi fotografi jalanan adalah wilayah perkotaan karena memiliki dinamika dan ketegangan dibanding dengan pedesaan. Dalam teknik pengambilan fotografi jalanan insting seorang fotografer diperlukan agar tepat mengambil momen dan mampu mengendalikan cahaya agar foto yang dihasilkan tetap memiliki estetika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, data yang dikumpulkan berasal dari buku dan jurnal ilmiah mengenai fotografi jalanan yang mendalam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana memaknai emosi sebuah kota melalui fotografi jalanan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dalam memaknai emosi sebuah kota lewat fotografi jalanan harus tahu dulu di mana fotografi jalanan itu bergerak dan apa yang ingin disampaikan tidak hanya sebuah estetika, tetapi ada cerita dan pesan di dalamnya. Fotografi jalanan bukan hanya tentang keramaian yang dilukis lewat cahaya, tetapi juga tentang gambaran sebuah emosi yang kuat.
Copyrights © 2021