Luar angkasa merupakan ruang hampa udara, yang mana di dalamnya terdapat kumpulan galaksi dan benda-benda langit lainnya. Luar angkasa tidak hanya tentang planet – planet, namun ada juga pengetahuan mengenai sistem tata surya, revolusi bumi, gerhana bulan, gerhana matahari, benda luar angkasa, dan objek serta peristiwa astronomi lainnya. Di Indonesia, ilmu tentang astronomi masih kurang diminati. Menurut Menteri Riset, Teknologi Pendidikan Tinggi (Menristek) Mohamad Nasir, penyebab Indonesia masih kalah bersaing dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) adalah karena minat pelajar Indonesia di bidang sains yang masih kurang. Sains masih dianggap sebagai hal yang sulit untuk dipelajari. Dengan dibuatnya penelitian mengenai media pembelajaran luar angkasa ini, diharapkan masalah – masalah yang sering terjadi saat belajar konvensional bisa teratasi dan mampu meningkatkan daya tarik belajar terhadap materi luar angkasa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan data sekunder. Dari penelitian ini diketahui bahwa, kita bisa memberikan gambaran lebih luas, lebih jelas, dan lebih detail hanya dengan gawai yang dimiliki oleh tiap anak, dengan begitu anak akan belajar langsung melalui simulasi dan interaksi interaktif terhadap media belajar sehingga akan meningkatkan rasa penasaran yang diimbangi dengan peningkatan ilmu pengetahuan yang sesuai dengan tema luar angkasa.
Copyrights © 2020