Penelitian ini bertujuan mengkaji akses dan kontrol serta perluasan jaringan kelompok usaha nelayan dan perempuan nelayan dalam pengelolaan sumberdaya perikanan melalui Program Pengembangan Usaha Mina Pedesaan (PUMP). Pendekatan deksriptif kualitatif diterapkan. Pengumpulan data dilakukan melalui FGD, observasi dan wawancara mendalam guna mengeksplorasi permasalahan yang ada secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan, tidak adanya  data gender terpilah, sistem pemantauan lemah, minimnya data berdasar penilaian kebutuhan, kurangnya afirmasi pemerintah berdampak pada rendahnya akses, kontrol dan partisipasi perempuan atas program PUMP. Selain itu, program ini masih meminggirkan beberapa kelompok masyarakat pesisir. Namun demikian, partisipasi kelompok yang semula simbolis, dapat  berkembang di bawah arahan penyuluh, yang nantinya menjadi kelompok swadaya. Perluasan jaringan usaha melalui PUMP masih berproses untuk mengantarkan kelompok nelayan dan wanita nelayan menjadi mandiri.Optimalisasi program yang hanya diukur secara administrasi, hanya akan mengakibatkan tidak ada perubahan dalam posisi dan status nelayan. Mereka yang rentan, tersubordinasi dan menjadi kelompok masyarakat yang terpinggirkan. Jaringan kelompok perempuan nelayan dan pengusaha lokal harus diperkuat melalui pembentukan kelompok usaha bersama yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk menghasilkan komoditas berharga.
Copyrights © 2016