Ketersediaan lahan permukiman semakin lama semakin terbatas seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk yang membutuhkan lahan permukiman. Khususnya di kawasan strategis, yang pastinya menjadi kawasan dengan tingkat kepadatan penduduk yang sangat tinggi dibandingkan dengan kawasan – kawasan yang lain. Hal ini dipengaruhi oleh perilaku masyarakat yang selalu bermukim mendekati lokasi yang mereka butuhkan, karena hal ini akan mempermudah masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mereka. Tujuan dari kajian ini adalah mengidentifikasi kemampuan lahan permukiman di kawasan strategis dan penentuan prioritas pengembangan lokasi permukiman sebagai pendukung kawasan strategis ekonomi di kecamatan Manyar Kabupaten Gresik. Pendekatan kajian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengukuran, pengklasifikasian dari kemampuan lahan di kecamatan Manyar Gresik. Pendekatan kajian dalam menentukan prioritas pengembangan lokasi permukiman menggunakan teknik analisis overlay dengan memperhatikan asas kesesuaian, keberlanjutan dan kesempatan. Hasil dari kajian ini adalah kemampuan lahan kecamatan Manyar Gresik memiliki 2 kelas pengembangan, yaitu pengembangan sangat tinggi 56% dan tinggi 44%. Ketersediaan lahan dapat menampung penduduk untuk bermukim selama 20 tahun kedepan dengan dasar tingkat DDPM > 1. Prioritas lokasi pengembangan permukiman dengan klasifikasi pengembangan sangat tinggi mencakup 14 desa dengan luas 5.312 Ha, sedangkan prioritas lokasi pengembangan permukiman dengan klasifikasi pengembagan tinggi mencakup 9 desa dengan luas 2.230 ha.
Copyrights © 2020