Maarif
Vol 15 No 1 (2020): Agama, Sains, dan Covid-19: Mendialogkan Nalar Agama dan Sains Modern

Perspektif Sains Pandemi Covid-19: Pendekatan Aspek Virologi Dan Epidemiologi Klinik

Khaedir, Yordan (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2020

Abstract

Munculnya virus korona SARS-CoV-2 pada bulan Desember 2019 kemudian menyebabkan Covid-19, yakni penyakit yang sifatnya akut menyerang terutama pada organ saluran napas. SARS-CoV-2 merupakan jenis ketiga dari virus korona yang sangat patogen menginfeksi manusia setelah SARS dan MERS dan telah menjadi pandemi di abad 21. Beberapa studi virologi, preklinik, klinik, serta kesehatan komunitas terkait dengan Covid-19 telah mulai dipublikasikan sejak awal pertama terjadinya wabah, yakni awal tahun 2020. Adanya kajian riset tersebut mampu memengaruhi pengambilan keputusan dalam rangka eradikasi Covid-19 dan kebijakan kesehatan masyarakat yang akan ditetapkan. Pengambilan keputusan yang keliru dalam aspek klinik bisa berakibat fatal bagi individu maupun sub kelompok terinfeksi dalam populasi di suatu wilayah. Begitu juga kesalahan pengambilan kebijakan akan berpengaruh pada strategi penanganan wabah. Tinjauan pustaka ini akan lebih menilai pemahaman virologi mengenai karakteristik SARS-CoV-2, cara penularan (transmisi) virus, patogenisitas virus, manajemen kasus klinis dan aspek epidemiologi klinik Covid-19. Pandemi global Covid-19 berujung pada munculnya berbagai masalah terkait penanganan wabah dan kebijakan kesehatan masyarakat di Indonesia. Rekomendasi yang tepat dalam penanganan wabah dan perspektif masa depan Covid-19 juga diperlukan dalam menghadapi pandemi global Covid-19.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

maarif

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

Jurnal MAARIF diarahkan untuk menjadi corong bagi pelembagaan pemikiranpemikiran kritis Buya Ahmad Syafii Maarif dalam konteks keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan. Beberapa isu yang menjadi konsen jurnal ini adalah tentang kompatibilitas Islam dan demokrasi, hak asasi manusia, dan pluralisme. ...