Pulau Sumatra merupakan pulau yang terbentuk sebagai hasil dari proses subduksi Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia sehingga pulau ini tergolong sebagai kawasan tektonik aktif. Kawasantimbunan Muara Tiga Besar Utara adalah timbunan in pit yang terletak di Sumatra Selatan memiliki potensiterjadinya likuefaksi karena kawasan ini terletak pada kawasan tektonik aktif dan material-material yang belumkompak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menentukan potensi likuefaksi pada material timbunan dan pondasitimbunan. Dilakukan metode pembobotan pada salah satu faktor klasifikasi pembobotan Waste Dump andStockpile Stability Rating and Hazard Classification System (WSRHC), yaitu faktor potensi likuefaksi untukmenentukan tingkat potensi likuefaksi yang mungkin terjadi. Hasil pembobotan menggunakan klasifikasi WSRHCmenghasilkan potensi likuefaksi pada pondasi timbunan yaitu tergolong tidak berarti. Sedangkan pada materialtimbunan tergolong sebagai potensi likuefaksi rendah.Kata kunci: WSRHC, Timbunan, Metode Pembobotan, Likuefaksi.
Copyrights © 2020