Objektif: Pengelolaan keuangan yang baik pada kehidupan mahasiswa rantau akan dapat berdampak pada financial well-being. Hipotesis dari penelitian ini adalah financial stress dapat berperan sebagai mediator pada hubungan antara money attitudes terhadap financial well-being.Metode: Responden pada penelitian ini adalah mahasiswa rantau yang tinggal di Surabaya berusia 17-22 tahun dan berjumlah 267 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Metode analisis data menggunakan PROCESS HAYES model 4.Temuan: Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa financial stress dapat berperan sebagai mediator (parsial) dengan nilai negatif, dimana aspek power prestige dan distrust dalam money attitudes berhubungan positif dengan financial well-being.Kesimpulan: Hal ini menjelaskan bahwa mahasiswa rantau menganggap uang sebagai simbol kesuksesan, dapat memberikan kesan yang baik bagi orang lain, dan menimbulkan financial well-being serta tidak mengalami financial stress. Selain itu, kondisi ini akan sangat berdampak pada nilai akademik dan kesehatan mental para mahasiswa rantau jika mereka salah dalam mengelola keuangannya.
Copyrights © 2021