Media Teknik Sipil
Vol. 18 No. 2 (2020): Agustus

STRATEGI MANAJEMEN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR GEDUNG RSUD MEURAXA MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT

Khairul Amna (Universitas Syiah Kuala)



Article Info

Publish Date
28 Aug 2020

Abstract

Sejak ditetapkan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), maka biaya operasional Rumah Sakit Umum Daereh (RSUD) Meuraxa seluruhnya bersumber dari pendapatan rumah sakit. Bangunan rumah sakit ini memiliki umur yang bervariasi dan yang terlama sudah beroperasi selama 12 tahun lebih. Karenanya ditengarai keandalan bangunan mulai berkurang, bahkan beberapa komponen bangunan sudah dalam keadaan rusak. Hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh keandalan bangunan saat ini berada pada kondisi 97,07%. Kondisi berada dibawah indikator mutu kinerja rumah sakit tahun 2019 yang mensyaratkan sarana dan prasarana harus selalu dalam kondisi 100%. Tujuan penelitian ini sebagai upaya untuk meminimalisir masalah pada manajemen pemeliharaan gedung di masa yang akan datang dengan analisis SWOT. Lingkup penelitian dibatasi pada manajemen pemeliharaan gedung rumah sakit. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner model skala likert empat skala penilaian dengan beberapa variabel berupa program kerja, pengawasan/evaluasi, organisasi, dan pembiayaan. Kuisioner tersebut kemudian ditujukan kepada 29 pengelola gedung dan juga dilakukan wawancara dengan beberapa pengguna gedung sebagai data pendukung lainnya. Hasil analisis SWOT menunjukkan manajemen pemeliharaan infrastruktur gedung berada pada kuadran III (tiga), dimana manajemen pemeliharaan gedung dalam kondisi lemah (-7,5), tetapi memiliki peluang sebesar (3). Strategi yang diterapkan untuk memperbaiki manajemen pemeliharaan gedung adalah menanggulangi kelemahan dan memanfaatkan peluang yang tersedia.

Copyrights © 2020